Aplikasi Boolean dalam Jaringan Pensaklaran

Simulasi Interaktif Switching Network

๐Ÿ“š Panel 1: Penjelasan Dasar

Saklar memiliki dua keadaan:

  • ๐Ÿ”ด Buka (Terbuka) = Aliran tidak mengalir = 0
  • ๐ŸŸข Tutup (Tertutup) = Aliran mengalir = 1

Dalam Fungsi Boolean:

  • Variabel โ†’ Gerbang (gate)
  • 0 = Aliran terhambat
  • 1 = Aliran lewat

Gate dapat dianalogikan sebagai:

  • ๐Ÿ’ง Kran air
  • ๏ฟฝ๏ฟฝ๏ฟฝ Transistor / Saklar listrik rumah
  • ๐Ÿ”ฅ Valve gas
  • ๐Ÿ“ก Jalur informasi

๐Ÿ’ก โžก๏ธ ๐Ÿ”˜ โžก๏ธ ๐Ÿ”˜ โžก๏ธ โœจ

Ilustrasi: Aliran mengalir melalui saklar-saklar

๐Ÿ”Œ Panel 2: Rangkaian SERI dan PARALEL (Interaktif)

A. HUBUNGAN SERI โ†’ Logika AND

Klik saklar untuk membuka/menutup

a
X
0
Y
0
b
โš ๏ธ SERIAL (AND): Aliran terjadi jika X = 1 DAN Y = 1
f = X ยท Y
B. HUBUNGAN PARALEL โ†’ Logika OR

Klik saklar untuk membuka/menutup

a
X
0
Y
0
c
โš ๏ธ PARALEL (OR): Aliran terjadi jika X = 1 ATAU Y = 1
f = X + Y

๐Ÿ”Œ Panel 3: Aplikasi dalam Rangkaian Digital Elektronik

๐Ÿ’พ ๐Ÿ–ฅ๏ธ โšก

Dalam rangkaian digital elektronik, fungsi Boolean tidak lagi diibaratkan saklar, melainkan direpresentasikan dalam bentuk gerbang logika (logic gates).

Terdapat tiga gerbang dasar: AND, OR, dan NOT.

Gerbang-gerbang ini diimplementasikan secara fisik menggunakan transistor, dioda, atau rangkaian listrik khusus.

Setiap gerbang menerima sinyal 0 atau 1, lalu menghasilkan keluaran sesuai operasi logikanya.

Gerbang NOT (Inverter)

NOT membalik nilai sinyal. Jika masukannya 1, keluarannya 0.

A
0
Y
1
Y = A'
A Y
0 1
1 0

Gerbang OR

OR menghasilkan 1 jika minimal satu input bernilai 1.

A
0
B
0
Y
0
Y = A + B
A B Y
0 0 0
0 1 1
1 0 1
1 1 1

Gerbang AND

AND menghasilkan 1 hanya jika kedua input bernilai 1.

A
0
B
0
Y
0
Y = A ยท B
A B Y
0 0 0
0 1 0
1 0 0
1 1 1

๐Ÿ“– Keterkaitan dengan Boolean

Gerbang AND
Y = A ยท B
Operasi perkalian logika
Gerbang OR
Y = A + B
Operasi penjumlahan logika
Gerbang NOT
Y = A'
Operasi komplemen

๐Ÿšช Studi Kasus: Sistem Sensor Pintu

Skenario: Alarm keamanan menyala jika pintu terbuka DAN ada gerakan terdeteksi.

A = Sensor Pintu (1 = terbuka, 0 = tertutup)
B = Sensor Gerak (1 = ada gerakan, 0 = tidak ada)
Output = Alarm (1 = menyala, 0 = mati)

Aturan: Alarm = A ยท B (menggunakan gerbang AND)

๐Ÿšช Pintu
0
Tertutup
ยท
๐Ÿ‘ค Gerak
0
Tidak ada
=
๐Ÿšจ Alarm
0
Mati

๐ŸŽฏ Panel 4: Contoh 3 Gate Paling Sederhana

Klik kartu untuk berinteraksi dengan rangkaian

Contoh 1: Gate Tunggal

Rule: Output b muncul hanya jika X tertutup

f = X
a
X
0
b
โš ๏ธ Aliran terblokir

Contoh 2: Dua Gate Seri (AND)

Rule: Aliran mencapai b hanya jika X dan Y tertutup

f = X ยท Y
a
X
0
Y
0
b
โš ๏ธ Aliran terblokir

Contoh 3: Dua Gate Paralel (OR)

Rule: Aliran mencapai c jika X atau Y tertutup

f = X + Y
a
X
0
Y
0
c
โš ๏ธ Aliran terblokir