Kisah Ternak Lele — Dari Kolam ke Aplikasi
Progress: 1 / 7
- Yanto memulai usaha ternak lele di rumah dengan satu kolam sederhana.
- Penjualan dilakukan ke tetangga sekitar secara manual.
- Usaha berkembang, kolam bertambah, dan distribusi mulai ke warung makan.
- Namun semua pencatatan masih manual di buku.
- Stok pakan sering habis, hasil panen tidak terdata, dan pelanggan makin banyak.
- Yanto mulai kesulitan mengontrol operasional harian.
- Yanto mulai menggunakan HP untuk mencatat hasil panen dan pengeluaran.
- Namun datanya masih tercecer dan tidak bisa dipantau menyeluruh.
- Yanto minta bantuan temannya sesama S.Kom yaitu Miftah untuk membuat aplikasi manajemen.
- Aplikasi mencatat pemasukan, pengeluaran, supplier, dan customer langsung dari HP dinamakan SIMTerLe (Sistem Informasi Manajemen Ternak Lele).
- Setelah sistem berjalan, Yanto mendaftarkan usahanya menjadi CV TernakLeleKuy.
- Usaha lele kini tercatat rapi dan bisa diawasi dari mana saja.
- Kata Kunci:
- Konvensional → cara kerja manual/tradisional, belum menggunakan sistem digital.
- Konvensional Company → perusahaan yang menjalankan bisnis dengan metode lama seperti pencatatan di buku, komunikasi manual, dan monitoring langsung.
- Fullstack Developer → orang yang mengembangkan aplikasi dari sisi tampilan hingga logika dan data.