Pelajari dasar-dasar UI/UX melalui roadmap sederhana dan jelajahi sejarah desain dengan tema luar angkasa
Mulai BelajarGraphical User Interface (GUI) diperkenalkan melalui Windows 3.0 dan Mac OS. Desain sederhana dengan palet warna terbatas (16-256 warna) dan ikon pixelated.
Contoh: Windows 3.1, Macintosh System 7
Pengembangan: Dibuat dengan C/C++, fokus pada efisiensi karena keterbatasan hardware (RAM 1-4 MB, CPU 16 MHz).
Web bertransisi dari statis ke interaktif dengan CSS, JavaScript, dan AJAX. Fokus pada usability dan tata letak grid-based.
Contoh: MySpace, Early Google
Pengembangan: HTML4, CSS2, JavaScript, dan PHP untuk server-side scripting.
Smartphone mempopulerkan desain responsif. Desain modern dengan fokus pada estetika dan fungsionalitas mendominasi.
Contoh: Apple 2010, SEGA 2013
Pengembangan: HTML5, CSS3, framework seperti Bootstrap dan React.js.
Desain menggabungkan neumorphism, animasi mikro, dan personalisasi berbasis AI. AR/VR meningkatkan pengalaman imersif.
Contoh: Apple, Gojek, Neumorphism UI, Figma, Uizard
Pengembangan: Next.js, integrasi AI untuk analitik pengguna.
User Interface (UI) Design adalah proses merancang tampilan visual produk, seperti website atau aplikasi. UI berfokus pada estetika, seperti warna, tipografi, dan tombol, untuk menciptakan antarmuka yang menarik dan mudah digunakan.
User Experience (UX) Design adalah proses memastikan produk nyaman dan intuitif digunakan. UX mencakup riset pengguna, navigasi, dan struktur desain untuk memberikan pengalaman yang memuaskan.
Konsistensi: Menggunakan palet warna biru-ungu, font Inter, dan efek glassmorphism untuk tampilan seragam.
Ketanggapan: Tombol dan gambar memberikan umpan balik visual seperti hover untuk interaksi aktif.
Kata-kata Familiar: Istilah seperti "Beranda" dan "Timeline" memudahkan navigasi.
Struktur Desain: Tata letak vertikal pada timeline dan roadmap memandu alur informasi.
Navigasi: Bottom menu mobile dan progress bar memastikan navigasi intuitif.
Aspek Visual: UX mendukung UI untuk tampilan estetis dan fungsional.
Interaksi: Efek hover dan tooltips meningkatkan keterlibatan pengguna.
UX mencakup branding untuk identitas visual konsisten, content yang relevan, dan copywriting yang jelas untuk pengalaman berkesan.
UX menjembatani tampilan dan sistem, menciptakan pengalaman intuitif dan memuaskan melalui user-centered design dan usability.
UI/UX berkembang dari antarmuka sederhana di 1980-an hingga desain modern berbasis AI. UI fokus pada visual, UX pada pengalaman pengguna.
Perusahaan Besar: UX Designer (riset), UI Designer (visual), dan UX Copywriter (teks).
Perusahaan Kecil: UI/UX Designer menangani semua aspek untuk efisiensi.
Pelajari dasar-dasar UI seperti warna, tipografi, dan layout (Bootstrap), serta UX seperti riset pengguna & usability (UX Tools) dan visual pembelajaran singkat (YouTube) untuk membangun fondasi desain.
Buat wireframe, prototype, atau antarmuka sederhana dengan alat seperti Figma, lalu uji dan perbaiki berdasarkan masukan pengguna.
Ikuti tren desain seperti neumorphism, animasi mikro, atau AI untuk menciptakan antarmuka modern dan relevan.